“ ANTARA FILM & NOVEL “


“Pesantren bukan tempat buangan anak-anak nakal” mau jadi apa umat ujar ama yang diperankan oleh Lulu Tobing, dari salah satu dialog dari ama. Menonton film “Negeri 5 Menara“ bersama pemeran utamanya yaitu sohibul menara ( 6 orang anak yang mondok dipesantren Madani ) dan pemeran lainnya, memang nonton kali terasa berbeda karena kita nontonnya dengan orang penting lainnya seperti : Taufik Ismail, Kak Seto, Renaldi dari Rumah Perubahan beserta staffnya, dari Kompasiana serta A.Fuadi sang penulis beserta guru-guru dari komunitas menara yaitu sekolah yang didirikan oleh A.Fuadi untuk orang-orang yang tidak mampu.
Di Filmnya terasa kurang gregetnya apa karena durasinya yang cukup singkat dibanding dengan Novelnya yang berjumlah 404 halaman. Memang kalau kita nonton suatu film yang diangkat dari suatu Novel pastinya selalu terasa kurang. Seperti dalam film ini dalam memilih sekolah Alif dapat informasi dari pamannya untuk menentukan pilihan, Selama di pondok Madani siswa diharuskan menggunakan bahasa Inggris dan Arab, ada hari-hari tertentu yang menggunakan bahasa Indonesia. Pondok Madani membuat aturan yang ketat sekali dan bila telat akan dihukum, saat Alif dan kawan-kawannya membeli es kering untuk pementasan seharusnya mereka telat dan dihukum.
Gaung islamnya terasa kurang sekali kalau di film, terasa sangat dibuat terlalu singkat sekali. Tapi secara keseluruhan film tersebut sangat bagus untuk mewarnai film Indonesia yang didominasi oleh film2 yang kurang mendidik untuk kalangan remaja, selama ini hanya ditampilkan film-film yang mengumbar aurat saja dan film-film hantu-hantu yang nggak jelas. Untuk memotivasi para remaja bahwa hidup sederhana bahkan bias dibilang kekurangan dapat mencapai cita-cita yang kita inginkan bila kita bersungguh – sungguh akan berhasil ( MAN JADDA WAJADA ).
Saya menganjurkan baca Novelnya “NEGERI 5 MENARA” yang merupakan perjalanan seorang anak yang bernama Alif dalam menentukan pilihan hidupnya untuk melanjutkan sekolahnya.Untuk setingkat SMA dan mewujudkan segala impiannya. Disini kita termotivasi untuk dapat bermimpi dengan berusaha untuk mewujudkan mimpinya. Dan juga Novelnya “RANAH 3 WARNA” yang merupakan perjuangan Alif dalam masa kuliah bagaimana dia mesti menghidupi dirinya untuk dapat tetep kuliah karena ayahnya telah meninggal dan dia juga tetep memikirkan kehidupan amanya dengan adik-adiknya. Sampai dia berhasil keliling dunia dengan gratis mewakili Indonesia.
Filmnya juga tidak kalah menarik dengan novelnya tonton filmya mulai beredar dibioskop Indonesia mulai tanggal 1 Maret bertepatan dengan tanggal kelahiran saya.
“SELAMAT MEMBACA & MENONTON FILMNYA”

2 thoughts on ““ ANTARA FILM & NOVEL “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s