WANITA … oh … WANITA

Wanita dengan segala kelebihan yang dimilikinya membuat para pria yang jauh dari agama memperdaya,memperbudak syahwatnya dengan segala cara untuk mendapatkan wanita. Maka dengan begitu banyak pula terjadi berbagai tempat untuk membuat nafsu wanita itu terlayani. Masih banyak tempat memperdaya dan bahkan memperjualbelikan wanita, wanita dianggap sebagai barang dagangan dan barang yang biasa diperlakukan seenaknya saja. Bila ingin digunakan tanpa melihat kapanpun,dimanapun,bagaimanapun caranya wanita harus siap melayani nafsunya para lelaki.
Seperti buku yang ku baca dengan judul “The Road of Lost Innocence” diterjemahkan dan diterbitkan oleh Hikmah merupakan kisah nyata dari seorang pahlawan wanita dari Negara Kamboja. Saat kecil dia dijual dalam perbudakkan seksual, tetapi kini dia menyelamatkan orang lain. Dengan nama Somaly Mam adalah seorang pekerja seks dari kecil karena dijual oleh paman angkatnya, dari satu rumah border kerumah border, diperlakukan tidak selayaknya oleh para lelaki hidung belang.
Dengan tekad dan kegigihannya dia dapat diselamatkan oleh Pekerja social dari Perancis yang akhirnya menjadi suaminya, Merasakan betapa pedih dan perihnya hidup di rumah bordir dengan segala daya upaya dilakukan untuk menyelamatkan para anak-anak yang diperkerjakan sebagai sex komersial, Akibat kegigihannya beliau dan keluarga mendapat ancaman sehingga sempat mengungsi keluar negeri, tapi tidak hanya ancaman saja tapi juga penghargaan didapat dari Negara Spanyol Pangeran Asturias pada Juni 1998, mendapat dana bantuan untuk yayasan yang dia dirikan dari Uni Eropa dan UNICEF dan juga berbagai penghargaan yang beliau dapatkan seperti: Membawakan bendera dalam upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2006, bertemu dengan Paus Yohanes Paulus II dan Anugrah penghargaan wanita tahun 2006 di New York.
Sebuah impian yang tak terbayangkan dari seorang wanita yang tak dianggap bagaikan sampah jalanan tetapi dengan kekuatan tekad dan kemauan untuk keluar dari tempat yang nista dan kotor maka dia berusaha bangkit walau dengan trauma yang berkepanjangan. Akhirnya dia seperti bidadari yang menolong setiap anak yang terperangkap dirumah border, dibawa ketempat penampungan yang dia bangun dan dilatih menjadi wanita yang mempunyai arti dalam kehidupannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s